<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Yayasan Pendidikan Annajah</title>
	<atom:link href="http://annajah-jkt.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://annajah-jkt.com</link>
	<description>Sekolah Islam Terpadu</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Apr 2010 08:40:23 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Prakata Ketua Yayasan Annajah</title>
		<link>http://annajah-jkt.com/2010/02/assalamu%e2%80%99alaikum/</link>
		<comments>http://annajah-jkt.com/2010/02/assalamu%e2%80%99alaikum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 02:51:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS & INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annajah-jkt.com/?p=230</guid>
		<description><![CDATA[SAMBUTAN
KETUA YAYASAN ANNAJAH
PETUKANGAN SELATAN JAKARTA
Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan  Taufiq dan Hidayah-Nya kepada kita semua.
Pertama-tama kami ucapkan Selamat Datang kepada anak-anakku sekalian siswa/i Annajah, orang tua/wali murid serta pihak-pihak yang berkenan  berkunjung di website resmi Yayasan Annajah.
Kami keluarga besar yayasan Annajah merasa bersyukur, karena atas izin  dan ridho Allah SWT kami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #ff0000;">SAMBUTAN<br />
KETUA YAYASAN ANNAJAH<br />
PETUKANGAN SELATAN JAKARTA</span></strong></p>
<p><a href="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/02/diedy1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-451" title="diedy" src="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/02/diedy1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan  Taufiq dan Hidayah-Nya kepada kita semua.</p>
<p>Pertama-tama kami ucapkan Selamat Datang kepada anak-anakku sekalian siswa/i Annajah, orang tua/wali murid serta pihak-pihak yang berkenan  berkunjung di website resmi Yayasan Annajah.<br />
Kami keluarga besar yayasan Annajah merasa bersyukur, karena atas izin  dan ridho Allah SWT kami dapat menyediakan website ini. Semoga dengan kehadiran Website ini diharapkan mampu memberi warna pada dunia  pendidikan,mulai dari transparansi publik, informasi pendidikan tentang kegiatan belajar dan mengajar serta informasi lain yang relevan dengan perkembangan pendidikan khususnya di sekolah Annajah, sekaligus memberikan informasi sekilas tentang Yasasan Annajah sebagai lembaga pendidikan dengan lingkungan pendidikan yang Islami. Semoga hal ini akan memberi kesempatan yang seluas-luasnya bagi seluruh keluarga besar yayasan Annajah, stake holder maupun khalayak umum lainnya yang memiliki komitmen terhadap dunia pendidikan untuk memanfaatkan media ini sebagai sarana penyampaian/memperoleh informasi tentang sekolah Annajah.</p>
<p>Akhirnya, kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Anda yang telah berkenan mengunjungi dan berpartisipasi aktif terhadap website kami.</p>
<p>Wassalamu’alaikum Wr . Wb.</p>
<p>Ketua<br />
<span style="color: #ff0000;"><strong>H. Diedy Faried Hadjdy, SH</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annajah-jkt.com/2010/02/assalamu%e2%80%99alaikum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mari mengenal Tuhan melalui nama-Nya</title>
		<link>http://annajah-jkt.com/2010/02/mari-mengenal-tuhan-melalui-nama-nya/</link>
		<comments>http://annajah-jkt.com/2010/02/mari-mengenal-tuhan-melalui-nama-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 03:27:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS & INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annajah-jkt.com/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[What the meaning of Allah
Mengapa Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Pemurah, Pengasih &#38; Penyayang, Tuhan Penguasa Alam Jagat Raya ini menamakan diri-Nya dengan sebutan ALLAH, bukan dengan nama lain?. Baik dari Utusan (Nabi/Rasul) yang telah diturunkan dari sejak zaman Adam sampai Nabi terakhir Muhammad SAW dan sampai akhir zaman. Ternyata Nama Allah itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2><span style="color: #ff0000;"><strong>What the meaning of Allah</strong></span></h2>
<p><a href="http://mysephias.blog.friendster.com/files/allah1.jpg"><img class="alignleft" title="allah1" src="http://mysephias.blog.friendster.com/files/allah1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Mengapa Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan Yang Maha Pemurah, Pengasih &amp; Penyayang, Tuhan Penguasa Alam Jagat Raya ini menamakan diri-Nya dengan sebutan ALLAH, bukan dengan nama lain?. Baik dari Utusan (Nabi/Rasul) yang telah diturunkan dari sejak zaman Adam sampai Nabi terakhir Muhammad SAW dan sampai akhir zaman. Ternyata Nama Allah itu menurut ahli tafsir mempunyai arti yang cukup dalam pengertiannya, baik kata itu berdiri sendiri secara utuh (ALLAH) maupun secara terpisah (per huruf) bila ditinjau dari bahasa Arab secara etimologi. Yang mana bahasa Arab merupakan bahasa asli dari Al-Quranul Karim yang telah diturunkan Allah melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Mari kita telaah dan coba kita perhatikan kata berikut ini <span style="color: #ff0000;"><strong>ALLAH  اللَّهُ </strong></span></p>
<p>ا  	(dibaca : <strong><em>Alif /A</em></strong>) yang mungkin merupakan kependekan dari kata <em><strong>Ana</strong></em> (bahasa Arab) yang bertarti <em><strong>Aku</strong></em>. 	Kata sifat yang menyatakan bentuk <em><strong>Tunggal</strong></em>. Karena memang Allah <strong><em>Tunggal (Esa), </em></strong><em>Tidak ada Tuhan lain yang beserta-Nya</em> . <strong>Aku</strong> yang di maksud di sini adalah Allah, Penguasa Jagad Raya. Seperti halnya semua kata-kata dalam <strong>Asmaul Husna</strong> (<em>nama-nama Allah yang paling baik</em>) selalu di awali dengan huruf <strong>Alif (A)</strong>, baru kemudian diikuti dengan <strong>Lam</strong> (<em>Alim-Lam Syamsiah/Qomariah</em>) dalam istilah ilmu tajwid (ilmu membaca al quran).</p>
<p>Sedangkan dalam <strong>Tata Bahasa Arab (<em>Ilmu Nahu-Shorof</em>)</strong>, Alim-Lam <strong>(</strong><strong>ال)</strong><strong> </strong>ini disebut sebagai <em><strong>Alim-Lam Ma’rifat</strong></em> (<strong>dikenal</strong>), untuk menerangkan objek/kata sifat yang menyertainya. Sebagai contoh: kata Al-Kitab pada kalimat berikut ini :</p>
<h3>ذَلِكَ <span style="color: #0000ff;">الْكِتَابُ</span> لاَ رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ</h3>
<p><em>Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan di dalamnya, petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa (QS, 2:2)</em></p>
<p>Kata Al-Kitab yang dalam kalimat ini yang di maksud ialah Al Quran, bukan kitab lain.</p>
<p>Bila diterjemahkan menjadi <strong>Aku (Allah) Yang Maha</strong> <strong>Pengasih</strong> (untuk contoh nama Allah <strong>Ar-Rahman</strong>), atau <strong>Al Malik</strong> (<em><strong>Aku (Allah) Yang Maha</strong> </em><strong><em>Raja</em>). </strong>Ada juga yang berpendapat huruf Alif (di depan nama Allah) merupakan kependekan dari kata <strong>Ahad</strong> (bahasa Arab) yang mempunyai arti <strong>Esa (Tunggal)</strong> sebagaimana yang tertera dalam Surat Al-Ikhlas ayat 1 (QS, 112:1) yang berbunyi :</p>
<h3>قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ</h3>
<p>artinya :  <em>Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, (QS, 112:1)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>للَّهُ	(dibaca : <strong><em>Lillahi</em></strong>) dalam bahasa arab yang mempunyai arti = <strong><em>Hanya Bagi Tuhan</em></strong> <strong>(Allah)</strong></p>
<p>Bahwa semua aktifitas hidup manusia dan pengabdian dari semua makhluk hendaknya ditujukan hanya bagi Tuhan (Allah), bukan untuk yang lain, atau sesuatu yang dipersekutukan dengan-Nya.</p>
<p><strong>ل  (dibaca : <em>Li</em></strong>. huruf depan kata <strong><em>Lillaahi</em></strong>)  dalam bahasa Arab yang mempunyai arti = <strong><em>Untuk</em></strong>. Mungkin yang di maksud di sini hendaknya semua aktifitas hidup manusia atau semua makhuk di jagad raya ini hanya ditujukan <strong><em>untuk</em></strong> Allah semata. bukan yang lain.</p>
<p>لَّهُ	(dibaca : <strong><em>Lahu</em></strong>) yang artinya <em><strong>Bagi-Nya</strong></em> (Allah). Lahu لَّهُ 	(dibaca : <strong><em>Lahu</em></strong>) di sini merupakan kata dasar dari Allah (  <strong> اللَّهُ</strong> ) yang digandeng dengan <em><strong>Alim-Lam Ma’rifat </strong></em><strong>(</strong> <strong>ال )</strong></p>
<p>هُ (dibaca: <strong><em>Hu/Hi</em></strong>) yang bertarti <strong><em>Dia</em></strong>. Hanya Dia (Allah) yang kita sembah dan hanya 	kepada Dia (Allah) kita kembali.</p>
<h2><span style="color: #ff0000;"><strong>Why we must believe to Allah?</strong></span></h2>
<p>Berikut ini beberapa alasan mengapa kita harus percaya, mengabdi, dan hanya menyembah kepada Allah tanpa mempersekutukan-Nya dengan yang lain :</p>
<ul>
<li>Karena Allah yang memberi rizki kepada sekalian makhluk.</li>
<li>Karena Allah yang menciptakan sekalian makhluk.</li>
<li>Karena Allah yang menghidupkan dan mematikan sekalian makhluk.</li>
<li>Karena Allah yang mengatur segala urusan sekalian makhluk.</li>
</ul>
<p>sebagaimana yang tercantum dalam Al Quran surah Yunus ayat 31 (QS, 10:31)</p>
<h3>قُلْ مَن يَرْزُقُكُم مِّنَ السَّمَاء وَالأَرْضِ أَمَّن يَمْلِكُ السَّمْعَ والأَبْصَارَ وَمَن يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيَّتَ مِنَ الْحَيِّ وَمَن يُدَبِّرُ الأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللّهُ فَقُلْ أَفَلاَ تَتَّقُونَ</h3>
<p><em>Katakanlah: “Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan siapakah yang mengatur segala urusan?” Maka mereka akan menjawab: “Allah”. Maka katakanlah: “Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya) ?”</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<h2><strong> </strong><span style="color: #ff0000;"><strong>The Power of Allah &amp; He Name(s)</strong></span></h2>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kekuasaan Allah meliputi langit dan bumi dan segala isinya.<span style="color: #ff0000;"><strong> “Yang Hidup Kekal”</strong></span> lagi terus menerus mengurus makhluknya. Ini artinya Tuhan yang kita sembah itu tidak boleh binasa <em>(mengalami proses kematian, baik kematian fisik maupun ruh).</em> Apalagi jelas-jelas merupakan benda mati. Sebab ini sangat bertentangan dengan sifat-sifat ke-Tuhanan. <span style="color: #0000ff;"><strong>” Tidak mengantuk dan tidak tidur “</strong></span>. Ini merupakan sifat ke-Tuhanan yang mutlak dimiliki Sang Pencipta (Allah) yang tidak mungkin dimiliki oleh sekalian makhluk ciptaan-Nya. Agar setiap gerak-gerik dan tingkah laku makhluk bisa diketahui, dan agar setiap perputaran roda kehidupan di alam jagat raya selalu dalam pantauan-Nya. Sebab semua makhluk itu lemah, mempunyai kecenderungan mengantuk, lelah, dan tertidur. Apalagi setiap makhluk yang secara fisik memiliki mata. Hal ini ditegaskan dalam Al Quran Surah Al Baqarah ayat 255 (QS, 2:255) atau yang lebih dikenal sebagai ayat Kursi  :</p>
<h3>اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ <span style="color: #ff0000;">هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ</span> <span style="color: #0000ff;">لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ</span> <span style="color: #0000ff;">وَلاَ نَوْمٌ</span> لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ</h3>
<p><em>Allah, 			tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan <span style="color: #ff0000;"><strong>Dia Yang Hidup Kekal</strong></span> lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); <span style="color: #0000ff;"><strong>tidak 			mengantuk dan tidak tidur</strong></span>. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at (pertolongan) di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi (kekuasaan) Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (QS, 2:255).</em></p>
<p><span style="color: #0000ff;"><strong>Selain itu Allah juga memiliki nama-nama lain (Asmaul Husna) yang sesuai dengan sifat-sifat yang dimilikiNya sebagaimana yang dijelaskan dalam Al Quran Surah Al Hasr ayat 22-24 (QS, 59: 22-24)</strong></span></p>
<h3>هُوَ 			اللَّهُ الَّذِي 			لَا إِلَهَ 			إِلَّا هُوَ <span style="color: #0000ff;"> عَالِمُ</span> <span style="color: #ff9900;">الْغَيْبِ</span> وَ<span style="color: #ff0000;">الشَّهَادَةِ</span> هُوَ <span style="color: #339966;">الرَّحْمَنُ</span> <span style="color: #ff00ff;"> الرَّحِيمُ</span></h3>
<p><em>Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, <span style="color: #0000ff;">Yang Mengetahui </span><span style="color: #ff9900;">Yang Ghaib</span> dan <span style="color: #ff0000;">Yang Nyata</span>, Dia-lah <span style="color: #339966;">Yang Maha Pemurah</span> lagi <span style="color: #ff00ff;">Maha Penyayang</span>. (QS, 59:22)</em></p>
<h3>هُوَ اللَّهُ الَّذِي<span style="color: #ff99cc;"> لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ</span> <span style="color: #0000ff;">الْمَلِكُ </span><span style="color: #ff0000;">الْقُدُّوسُ</span> السَّلَامُ <span style="color: #339966;">الْمُؤْمِنُ</span> <span style="color: #993366;">الْمُهَيْمِنُ</span> <span style="color: #ff00ff;">الْعَزِيزُ</span><span style="color: #333399;"> الْجَبَّارُ</span> <span style="color: #ff9900;">الْمُتَكَبِّرُ</span> سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ</h3>
<p><em>Dia-lah Allah Yang <span style="color: #ff99cc;">Tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia</span>, <span style="color: #0000ff;">Raja</span>, <span style="color: #ff0000;">Yang Maha Suci</span>, Yang Maha Sejahtera, <span style="color: #339966;">Yang Mengaruniakan Keamanan</span>, <span style="color: #993366;">Yang Maha Memelihara</span>, <span style="color: #ff00ff;">Yang Maha Perkasa</span>, <span style="color: #800080;">Yang Maha Kuasa</span>, <span style="color: #ff9900;">Yang Memiliki Segala Keagungan</span>, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. (QS, 59:23)</em></p>
<h3>هُوَ اللَّهُ <span style="color: #ff9900;">الْخَالِقُ</span><span style="color: #339966;"> الْبَارِئُ</span> <span style="color: #ff0000;">الْمُصَوِّرُ </span><span style="color: #0000ff;">لَهُ الْأَسْمَاء الْحُسْنَى</span> يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ <span style="color: #339966;">الْعَزِيزُ</span><span style="color: #ff0000;"> الْحَكِيمُ</span></h3>
<p><em>Dia-lah Allah <span style="color: #ff9900;">Yang Menciptakan</span>, <span style="color: #339966;">Yang Mengadakan</span>, <span style="color: #ff0000;">Yang Membentuk Rupa</span>, <span style="color: #0000ff;">Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling Baik</span>. Bertasbih (memuji) kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah <span style="color: #339966;">Yang Maha Perkasa</span> lagi <span style="color: #ff0000;">Maha Bijaksana</span>. (QS, 59:24)</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<h2><strong> </strong><span style="color: #ff0000;"><strong>The Holy One of Allah</strong></span></h2>
<p><strong> </strong></p>
<p>Penegasaan tentang ke-Esa-an Allah &#8211; Tuhan Semesta Alam, banyak terdapat dalam beberapa surah dalam Al Quran, diantaranya sebagai berikut :</p>
<h3><span style="color: #0000ff;">Al Quran, Surah Al 			Ikhlas ayat 1-4 (QS, 112: 1-4)</span></h3>
<h3>قُلْ 			هُوَ اللَّهُ 			أَحَدٌ &#8211;  اللَّهُ 			الصَّمَدُ &#8211; لَمْ 			يَلِدْ وَلَمْ 			يُولَدْ  &#8211;  وَلَمْ 			يَكُن لَّهُ 			كُفُوًا أَحَدٌ</h3>
<p><em>Katakanlah: 			“Dia-lah Allah, Yang Maha Esa, (QS, 112:1) • Allah 			adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. (QS, 			112:2) • Dia 			tiada beranak dan tiada pula diperanakkan, (QS, 112:3) • dan 			tidak ada seorangpun yang setara (serupa) dengan Dia”. (QS, 			112:4)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<h3><span style="color: #0000ff;">Al Quran, Surah Al 			Mu’minun ayat 91 (QS, 23: 91)</span></h3>
<h3>مَا اتَّخَذَ اللَّهُ مِن وَلَدٍ وَمَا كَانَ مَعَهُ مِنْ إِلَهٍ إِذًا لَّذَهَبَ كُلُّ إِلَهٍ بِمَا خَلَقَ وَلَعَلَا بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يَصِفُونَ</h3>
<p><em>Allah sekali-kali tidak mempunyai anak, dan sekali-kali tidak ada tuhan (yang lain) beserta-Nya, kalau ada tuhan beserta-Nya, masing-masing tuhan itu akan membawa makhluk yang diciptakannya, dan sebagian dari tuhan-tuhan itu akan mengalahkan sebagian yang lain. Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan itu, (QS, 23:91)</em></p>
<h3><span style="color: #0000ff;">Al Quran, Surah An-Nisaa ayat 171 (QS, 4: 171)</span></h3>
<h3>يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لاَ تَغْلُواْ فِي دِينِكُمْ وَلاَ تَقُولُواْ عَلَى اللّهِ إِلاَّ الْحَقِّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ فَآمِنُواْ بِاللّهِ وَرُسُلِهِ <span style="color: #ff0000;">وَلاَ تَقُولُواْ ثَلاَثَةٌ</span> انتَهُواْ خَيْرًا لَّكُمْ إِنَّمَا اللّهُ إِلَـهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَن يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَات وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَفَى بِاللّهِ وَكِيلاً</h3>
<p>Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya<span style="color: #ff0000;"> <strong>dan janganlah kamu mengatakan: “(Tuhan itu) tiga”</strong></span>, berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. (QS, 4:171)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annajah-jkt.com/2010/02/mari-mengenal-tuhan-melalui-nama-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Informasi pendaftaran peserta didik baru</title>
		<link>http://annajah-jkt.com/2010/01/informasi-pendaftaran-peserta-didik-baru/</link>
		<comments>http://annajah-jkt.com/2010/01/informasi-pendaftaran-peserta-didik-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 09:18:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[PSB]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annajah-jkt.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[SEKOLAH DASAR ISLAM A ANNAJAH
TAHUNPELAJARAN 2010 / 2011

PERSYARATAN


Berusia minimal 6 tahun pada bulan Juli 2010
Sehat jasmani dan rohani
Menyerahkan :     -  1 lembar copy Akte Kelahiran &#38; -  1 lembar copy Kartu Keluarga
Membayar uang formulir
Lulus seleksi



MATERI SELEKSI


Mambaca
Menulis
Berhitung
Psikotes


INFORMASI BIAYA


Formulir Pendaftaran  Rp. 150.000,-
Uang Pangkal, sudah termasuk   Rp.  9.195.000,- 

Seragam 4 stel
Buku 1 semester
 SPP Juli 2010
Lab. Bahasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ff0000;"><strong><a href="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/01/psb_sd_islam_annajah.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-21" style="margin: 5px;" title="psb_sd_islam_annajah" src="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/01/psb_sd_islam_annajah-300x173.jpg" alt="" width="300" height="173" /></a>SEKOLAH DASAR ISLAM A ANNAJAH</strong></span><strong><br />
<span style="color: #ff0000;">TAHUNPELAJARAN 2010 / 2011</span></strong></p>
<ul>
<li>PERSYARATAN</li>
</ul>
<ol>
<li>Berusia minimal 6 tahun pada bulan Juli 2010</li>
<li>Sehat jasmani dan rohani</li>
<li>Menyerahkan :     -  1 lembar copy Akte Kelahiran &amp; -  1 lembar copy Kartu Keluarga</li>
<li>Membayar uang formulir</li>
<li>Lulus seleksi</li>
</ol>
<p><span id="more-11"></span></p>
<ul>
<li>MATERI SELEKSI</li>
</ul>
<ol>
<li>Mambaca</li>
<li>Menulis</li>
<li>Berhitung</li>
<li>Psikotes</li>
</ol>
<ul>
<li>INFORMASI BIAYA</li>
</ul>
<ol>
<li><strong>Formulir Pendaftaran  Rp. 150.000,-</strong></li>
<li><strong>Uang Pangkal, sudah termasuk   Rp.  9.195.000,- </strong>
<ul>
<li>Seragam 4 stel</li>
<li>Buku 1 semester</li>
<li> SPP Juli 2010</li>
<li>Lab. Bahasa &amp; Komputer Juli 2010</li>
<li><strong>SPP setiap bulan (termasuk Lab. Bahasa &amp; Komputer)  Rp.  270.000,-</strong></li>
</ul>
</li>
</ol>
<ul>
<li>WAKTU PENDAFTARAN</li>
</ul>
<p>Tanggal 18 Januari – 22 Pebruari 2010</p>
<p>Pukul 08.00 s.d 12.00 WIB</p>
<p>Informasi via telpon :</p>
<p>021-73886134 / 0818676469 (Pak Sunarsa)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annajah-jkt.com/2010/01/informasi-pendaftaran-peserta-didik-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ujian Pendidikan Agama Dalam USBN</title>
		<link>http://annajah-jkt.com/2010/01/ujian-pendidikan-agama-dalam-usbn/</link>
		<comments>http://annajah-jkt.com/2010/01/ujian-pendidikan-agama-dalam-usbn/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 08:31:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[NEWS & INFO]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://annajah-jkt.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Pendidikan agama akan diujikan secara nasional dan serentak  pada 2010. Konsep ujian yang dinamakan USBN ini merupakan hasil  integrasi antara ujian nasional (UN) dengan UAS, sebab sifatnya yang  nasional dan serentak sama seperti penyelenggaraan UN (Prof Mungin Eddy  Wibowo, Anggota BNSP)
Rencana pemerintah yang akan menggelar ujian pendidikan agama secara  serentak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/01/ujian_nasional_20101.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-8" style="margin: 5px;" title="ujian_nasional_2010" src="http://annajah-jkt.com/wp-content/uploads/2010/01/ujian_nasional_20101-300x173.jpg" alt="" width="300" height="173" /></a>Pendidikan agama akan diujikan secara nasional dan serentak  pada 2010. Konsep ujian yang dinamakan USBN ini merupakan hasil  integrasi antara ujian nasional (UN) dengan UAS, sebab sifatnya yang  nasional dan serentak sama seperti penyelenggaraan UN (Prof Mungin Eddy  Wibowo, Anggota BNSP)</strong></p>
<p>Rencana pemerintah yang akan menggelar ujian pendidikan agama secara  serentak mulai tahun 2010 dalam Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  dinilai perlu untuk dikaji ulang.<br />
<span id="more-4"></span><br />
“USBN pelajaran agama sebenarnya positif, namun pola  penyelenggaraannya perlu diperjelas,” kata Direktur Lembaga Pengembangan  Intelektual dan Pendidikan (LePIP) Jawa Tengah, M. Rikza Chamami di  Semarang, Selasa.</p>
<p>Menurut dia, kejelasan pola penyelenggaraan USBN pelajaran agama, di  antaranya terkait pembagian tugas pembuatan soal antara pemerintah pusat  dengan pemerintah daerah yang dilakukan secara proporsional.</p>
<p>“Meskipun sudah dibagi, pemerintah pusat mendapat jatah 25 persen dan  pemerintah daerah 75 persen, namun pemerintah daerah harus jeli  terhadap materi pelajaran agama yang diajarkan di sekolah,” katanya.</p>
<p>Ia mengatakan, jangan sampai soal-soal pendidikan agama yang dibuat  di daerah justru mengaburkan substansi fitrah agama dan membuat  kotak-kotak agama secara lokal di daerah-daerah.</p>
<p>“Ruh ujian pendidikan agama juga perlu dikembalikan sesuai amanat  pasal 30 Undang-Undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan  Nasional,” kata pengajar Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang itu.</p>
<p>Proses penyelenggaraan pendidikan agama harus diselenggarakan secara  demokratis, berkeadilan, dan tidak diskriminatif, dengan menjunjung  tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, kultur, dan kemajemukan  bangsa.</p>
<p>Ia menilai, hal tersebut dimaksudkan agar pendidikan agama tidak  menjadi pemicu lahirnya sikap fanatisme sempit yang justru akan  mengaburkan nilai nasionalisme.</p>
<p>Selain itu, kata dia, bentuk pendidikan agama juga berbeda, seperti  pendidikan diniyah, pesantren, pasraman, pabhaja samanera, dan bentuk  lain yang sejenis, sehingga soalnya jangan disamaratakan.</p>
<p>“Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Nasional perlu  berkoordinasi secara matang, mengingat USBN pendidikan agama baru  diselenggarakan pada tahun ini, sehingga perlu disosialisasikan,” kata  Rikza.</p>
<p>Sebelumnya, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Prof  Mungin Eddy Wibowo mengatakan, pendidikan agama akan diujikan secara  nasional dan serentak pada 2010.</p>
<p>Menurut dia, konsep ujian yang dinamakan USBN tersebut merupakan  hasil integrasi antara ujian nasional (UN) dengan UAS, sebab sifatnya  yang nasional dan serentak sama seperti penyelenggaraan UN.</p>
<p>Namun, kata dia, penyelenggaraan USBN tetap menjadi bagian dari  penyelenggaraan UAS yang akan dilakukan setelah UN.</p>
<p>“Sebenarnya, pendidikan agama yang dimasukkan dalam USBN berlaku untuk  semuanya, namun hingga saat ini baru kisi-kisi soal pendidikan agama  Islam yang sudah diterima,” kata Mungin yang juga mantan Ketua BSNP  tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://annajah-jkt.com/2010/01/ujian-pendidikan-agama-dalam-usbn/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
